Lompat ke konten

Perkuat Legalitas dan Harmonisasi Keluarga, Penyuluh KUA Dlanggu Bedah Rahasia “Segitiga Cinta”

DLANGGU – 01/02/2026, Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi keagamaan sekaligus ketahanan keluarga di tingkat akar rumput, KUA Kecamatan Dlanggu menggelar sosialisasi intensif bagi pengurus Majelis Taklim setempat. Hadir sebagai narasumber utama, Ustadzah Rofiatuddurroh, Penyuluh Agama Fungsional KUA Dlanggu, yang membawa misi ganda: tertib administrasi dan penguatan fondasi rumah tangga.

Pentingnya SKT bagi Majelis Taklim

Dalam sesi pertama, Ustadzah Rofiatuddurroh menekankan pentingnya kepemilikan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bagi setiap Majelis Taklim. Menurutnya, SKT bukan sekadar lembar kertas administratif, melainkan bentuk pengakuan resmi negara yang memberikan perlindungan hukum serta memudahkan akses pembinaan dari Kementerian Agama.

“Majelis Taklim adalah pilar pendidikan karakter masyarakat. Dengan memiliki SKT, eksistensi kelompok pengajian kita menjadi legal dan terdata, sehingga program-program pemberdayaan dari pemerintah dapat terserap dengan tepat sasaran,” ujarnya di hadapan para jamaah.

Mempertahankan Keutuhan Keluarga melalui “Segitiga Cinta”

Memasuki materi inti yang mengadopsi modul Bimbingan Perkawinan (Binwin), suasana menjadi lebih hangat saat Ustadzah Rofiatuddurroh memaparkan materi ketahanan keluarga. Ia memperkenalkan konsep “Segitiga Cinta”, sebuah formula untuk menjaga agar api pernikahan tetap menyala di tengah tantangan zaman.

Tiga pilar utama dalam konsep tersebut meliputi:

  • Kedekatan Emosi (Intimacy): Fondasi utama adalah rasa saling menyayangi, mengasihi, dan menghargai. Kedekatan ini bukan hanya soal fisik, tapi bagaimana pasangan mampu menjadi tempat bercerita yang paling nyaman bagi satu sama lain.
  • Gairah (Passion): Secara lugas, beliau menyampaikan bahwa pernikahan bertujuan untuk menyalurkan kebutuhan biologis secara halal dan berkah. Gairah harus terus dirawat agar keharmonisan hubungan tetap terjaga dan terhindar dari fitnah.
  • Komitmen (Decision/Commitment): Pilar terkuat adalah kesadaran bahwa pernikahan adalah Mitsaqon Gholidzo atau janji suci yang kokoh di hadapan Allah. Pasangan harus memegang teguh tanggung jawab, kesetiaan, serta saling menjaga dan mendukung dalam kondisi apa pun.”

Keluarga yang tangguh tidak tercipta secara kebetulan, melainkan diupayakan dengan ilmu. Jika ketiga sisi segitiga ini terjaga, insya Allah visi sakinah, mawaddah, wa rahmah bukan sekadar slogan, tapi kenyataan,” tambah Ustadzah Rofiatuddurroh.

Penutup dan Harapan

Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak pengurus Majelis Taklim yang tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga mampu menjadi konselor bagi anggota jamaahnya dalam membangun keluarga yang harmonis. KUA Dlanggu berkomitmen untuk terus mengawal program bimbingan ini secara berkelanjutan ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Dlanggu.

Sinergi Lintas Sektor, Kecamatan Dlanggu Gelar Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026
DLANGGU, MOJOKERTO – 28/01/2026, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (P2KBP2) menggelar kegiatan Pra-Musrenbang Tematik Stunting di Kecamatan Dlanggu pada Rabu (28/1/2026). Langkah strategis ini diambil guna mempertajam intervensi penanganan stunting melalui sinergi lintas sektor.

Bambang Wahyuadi, sebagai pemateri utama ini dihadiri oleh jajaran Forkopimca Dlanggu, termasuk Camat, Kapolsek, dan Danramil. Turut hadir pula perwakilan dari KUA yang dihadiri langsung oleh Kepala KUA Muhammad Nadzhir, UPT Puskesmas, PLKB, serta Ketua Tim Penggerak PKK dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dari seluruh desa di wilayah Dlanggu.

Fokus Utama: Administrasi dan Analisis Data

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas P2KBP2 menekankan bahwa kunci keberhasilan penanganan stunting dimulai dari akurasi di meja kerja. Terdapat empat pilar utama yang menjadi perhatian:

  • Penguatan Data dan Administrasi: Memastikan setiap kasus terdata secara by name by address.
  • Analisis Mendalam: Mengolah data untuk memetakan sebaran dan penyebab utama stunting di tiap desa.
  • Perencanaan Matang: Menyusun program kerja yang berbasis pada kebutuhan riil lapangan.
  • Solusi Alternatif: Mencari terobosan di luar cara-cara konvensional untuk mempercepat penurunan angka gizi buruk.

Inovasi Lokal “Si Manis Penting” hingga “Seranting”

Camat Dlanggu dalam kesempatan tersebut juga memaparkan sejumlah program inovatif yang menjadi “senjata” lokal dalam memerangi stunting. Program-program tersebut menyasar berbagai lapisan usia, di antaranya:

  • Seranting (Sekolah Remaja Anti Stunting): Edukasi dini yang menyasar para remaja sebagai calon orang tua masa depan.
  • Si Manis Penting: Sistem Menikah Sehat untuk Penanganan Stunting yang dikhususkan bagi Calon Pengantin (Catin).
  • Sinau Penting: Wadah sinergitas instansi di Dlanggu yang juga memberikan perhatian khusus pada anak yatim dan penanganan stunting.
  • Pendampingan Bumil: Pemberian stimulus dan pengawalan bagi ibu hamil guna mencegah lahirnya bayi stunting baru.

Penanganan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tapi merupakan hasil kolaborasi dari hulu ke hilirβ€”mulai dari remaja, calon pengantin, hingga pendampingan ibu hamil secara intensif,” ujar Camat Dlanggu dalam forum tersebut.

Kegiatan Pra-Musrenbang ini diharapkan dapat menghasilkan butir-butir kesepakatan yang akan dibawa ke tingkat kabupaten, memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kualitas gizi anak-anak di Kecamatan Dlanggu.

Bimbingan dan Penyuluhan

Taman Murid Qu'ani

#PERANG BADAR (Pemberantasan Angka Buta Baca Dan Tulis Al-Qur'an)SMP Negeri 1 Dlanggu dan KUA Dlanggu. #TAMAN MURID QUR'ANI (TMQ) SMPN 1 DAN KUA DLANGGU. Terlaksana dengan penuh hikmah, hari ini pertemuan ke 9 dengan 31 Murid laki-laki dan 13 Murid Perempuan. Keseluruhan berjumlah 44 Murid #KUADlanggu #KerjaKompak #Sinergitasdlanggu #kuaberdampak #kemenagberdampak #bimwin #bimaisberdampak #ngajiyuk

Bimbingan dan Penyuluhan

Taman Murid Qu'ani

#PERANG BADAR (Pemberantasan Angka Buta Baca Dan Tulis Al-Qur'an)SMP Negeri 1 Dlanggu dan KUA Dlanggu. #TAMAN MURID QUR'ANI (TMQ) SMPN 1 DAN KUA DLANGGU. Terlaksana dengan penuh hikmah, hari ini pertemuan ke 12 dengan 31 Murid laki-laki dan 13 Murid Perempuan. Keseluruhan berjumlah 44 Murid #KUADlanggu #KerjaKompak #Sinergitasdlanggu #kuaberdampak #kemenagberdampak #bimwin #bimaisberdampak #ngajiyuk

Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin

BIMWIN

Program wajib!!

dari Kementerian Agama (Kemenag) yang ditujukan bagi calon pengantin (catin), bagi tiga pasangan langsung untuk mempersiapkan diri sebelum menikah. Program ini wajib diikuti karena bertujuan membekali catin dengan pengetahuan dan keterampilan untuk membangun keluarga yang kokoh, harmonis, serta mencegah masalah rumah tangga seperti perceraian dan stunting.

#kemenagmojokerto
#kemenagjawatimur
@kemenag_ri
#kuaberdampak #bimwin #bimwinmandiri

Penyerahan Rekomendasi

Rekomendasi Madrasah Diniyah

Pendidikan Qur’ani, Generasi Berbakti! ✨ KUA Kecamatan Dlanggu terus berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan agama di wilayah Dlanggu. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan Rekomendasi Izin Operasional (IJOP) kepada Madin Al-Hidayah pada 12 Desember 2025 kemarin. Langkah ini adalah upaya bersama untuk memperkuat legalitas lembaga pendidikan keagamaan, agar Madin Al-Hidayah semakin kokoh dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan cinta Al-Qur'an. πŸ“–πŸŒ™ πŸ“ KUA Dlanggu, Jl. A. Yani No. 24, Pohkecik. 🌐 kuadlanggu.id #KemenagBerdampak #KUADlanggu #MadinAlHidayah #IJOP #PendidikanAgama #Mojokerto #GenerasiQurani